Mekanisme Sunat pada perempuan

Sunat perempuan sudah lama kontroversial. Jika sunat perempuan mengacu pada mutilasi alat kelamin perempuan (FGM), Majelis Umum PBB telah melarang praktik ini. Nah, di indonesia bagaimana sunat perempuan dipraktekkan?

Konsili Ulama Indonesia (MUI) menyebut makrumah perempuan sebagai sunat (penyembahan sangat dianjurkan). Prosedur untuk penerapan sunat perempuan menurut ajaran Islam cukup untuk menghilangkan membran yang menutupi klitoris.

Sunat Perempuan

Ajaran Islam melarang praktik sunat perempuan dilakukan secara berlebihan, seperti memotong atau melukai klitoris (inisisi dan pembelahan) berada dalam bahaya. "Ada beberapa negara yang berlebihan, tapi tidak berlebihan. Karena itu mereka menolak larangan sunat perempuan karena melanggar undang-undang," kata Presiden MUI Dr. KH Ma'ruf Amin di awal 2013.

Sementara itu DR. Dokter. Nur Rasyid, SPU (K), Ketua Departemen Urologi RSCM, mengatakan bahwa selama menjalani praktik keluarga sunat perempuan adalah bel penyayatan saja. Jangan dibayangkan bahwa penguasa ini akan membuat alat kelamin anak perempuan begitu berdarah. Karena hanya dengan menggunakan jarum saja, lapisan penutup klitoris bisa robek.

"Ini adalah puncak puncak dari vagina, jadi kulit Anda berkurang sehingga klitoris Anda terpapar sehingga wanita bahkan bisa menikmati rangsangan terbaik. Tidak ada yang tersedia untuk khitan wanita," terang Dr. Nur Rasyid dalam percakapan dengan detikHealth, dan ditulis pada hari Rabu (26/06/2013).

Sementara itu menurut Priya Subroto, peneliti Asosiasi Keluarga Berencana Indonesia (IPPA), dalam larangan yang ada tahun 1990an tentang sunat perempuan, namun, namun tiba-tiba banyak kasus sunat perempuan, maka pada bulan November tahun 2010 Kementerian Kesehatan mengeluarkan Peraturan Menteri No 1636 wanita sunat biasa.

"Itu ada karena banyak kasus penyunatan, seperti luka atau luka, tapi ada LSM yang tidak setuju karena memang terlihat peraturan ini untuk sunat dipertahankan., Surat tersebut menyebutkan hanya jika Anda ingin melakukan khitan sebaiknya sebagai bentuk terkandung dalam surat tersebut, "kata Priya.

Sunat perempuan menjadi kontroversial karena di Permenkes disebutkan apakah ada bidan atau dokter yang mau mempraktikkannya, maka ada prosedurnya. Menurut PKBI lebih baik melatih dukun-dukunnya. Ini karena sunat dari masalah yang dilakukan oleh dukun.

"Jika bidan tidak ada, tapi hasil IPPA 8 persen sunat dilakukan oleh bidan." Saya takut, karena khitan wanita Permenkes ini bisa dijadikan paket atau konsumsi masyarakat, "kata Priya.

Awalnya, jelasnya, dalam persalinan ada paket tindikan. Nah, PKBI khawatir akan ada paket sunat perempuan di klinik bersalin.

"Jika ada tradisi di Aceh beberapa hari setelah kelahiran disunat, tapi tidak ada petugas medis terlatih dan sunat sehingga dia merekomendasikan." Meski tidak dalam kurikulum untuk dokter dan bidan, katanya Priya.

Dia berpikir bahwa penyunatan pada wanita tidak diperlukan. Untuk menghormati tradisi sunat atas tetep wanita dibuat, tapi satu-satunya cara menggosok bagian vagina tertentu. Namun, ada daerah di Indonesia yang masih mengalami adanya pemotongan atau goresan klitoris. Beberapa bahkan memotong seluruh klitoris.


Baca juga : Dokter Khitan Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Gaji Pemain Bola Tertinggi 2017

10 club bola terbaik dunia