Kebiasaan Buruk yang menyebabkan sakit Jantung

Penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Di dunia, penyakit kardiovaskular dan stroke adalah penyebab utama kematian, dengan tingkat kematian sekitar 17,3 juta orang per tahun. Padahal, diperkirakan angka tersebut akan meningkat hingga 2030. Sedangkan di Indonesia, pada 2013, prevalensi penyakit koroner adalah 0,5% dan prevalensi penyakitnya gagal sebesar 0,13%.Melihat fakta, tidak mengherankan bila pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan jantung. Dan kabar baiknya adalah untuk menjaga kesehatan jantung, Anda bisa memulai dengan beberapa langkah sederhana, salah satunya secara konsisten menjalani gaya hidup sehat.

sakit jantung

Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk kesehatan jantung Anda dan bagaimana menghindarinya.Terlalu banyak waktu menonton TVSekarang ada beragam hiburan di televisi; apakah dalam bentuk sinetron, FTV, komedi atau musik. Alhasil, tidak mengherankan bila Anda suka duduk lama di depan TV hanya untuk menyaksikan pertunjukkan favorit Anda. Tapi yang perlu Anda ketahui adalah bahwa duduk berjam-jam di depan televisi bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Padahal, menurut sebuah penelitian di Jepang, duduk terlalu lama menonton televisi bisa meningkatkan risiko kematian akibat penggumpalan darah di paru-paru.Hal ini terjadi karena saat Anda menonton televisi, Anda cenderung melanjutkan posisi yang sama dengan posisi duduk Anda, tanpa aktivitas lain, dan ini menyebabkan sirkulasi darah Anda terganggu. Selain itu, kurang gerak bisa mempengaruhi kadar lemak dan gula dalam tubuh.Jadi, jika Anda ingin duduk lama di depan televisi, Anda harus melakukan beberapa langkah sederhana untuk mencegah pembekuan darah di paru-paru, penyakit jantung atau stroke, sebagai berikut: setelah satu jam atau lebih duduk sambil menonton televisi, harus Peregangan otot, salah satunya saat berjalan.2. Makan terlalu banyakSalah satu faktor risiko utama penyakit jantung adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan di American Heart Association Scientific Sessions 2000, makan terlalu banyak dapat meningkatkan risiko serangan jantung berlipat ganda dalam waktu dua jam setelah makan.Hal ini bisa terjadi karena tanpa Anda sadari, makan terlalu banyak bisa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Tekanan darah yang meningkat dapat meningkatkan kebutuhan oksigen dan menimbulkan beban tambahan pada jantung. Selain itu, tekanan darah tinggi bisa mematahkan plak kolesterol di dinding arteri, menyebabkan terbentuknya gumpalan darah yang bisa menghalangi pembuluh darah yang bisa memicu serangan jantung atau stroke.Karena itu, usahakan makan tidak berlebihan - artinya makan saat Anda lapar dan berhenti sebelum benar-benar kenyang.3.


Baca juga : Sunat Dewasa Pekanbaru

 Merokok 
Jelas bahwa merokok tidak baik untuk kesehatan, bahkan untuk kesehatan jantung. Merokok dapat meningkatkan pembekuan darah, yang dapat menghalangi aliran darah ke jantung sehingga berkontribusi pada pengumpulan plak di arteri. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa merokok merupakan faktor risiko utama stroke karena menghirup asap rokok dapat mengakibatkan beberapa efek yang merusak sistem serebrovaskular.Karena itu, salah satu cara untuk mencegah timbulnya penyakit jantung dan stroke adalah dengan berhenti merokok.4. Jarang makan buah dan sayuranMeski buah dan sayur merupakan makanan enak untuk dimakan, namun tidak semua orang menyukainya. Faktanya, satu penelitian telah menemukan bahwa orang yang makan lebih dari lima porsi buah dan sayuran sehari memiliki risiko 20% lebih rendah daripada penyakit jantung dan stroke dibandingkan orang yang makan kurang dari tiga porsi sehari. Alasannya karena buah dan sayuran mengandung vitamin, mineral dan serat berkalori rendah yang bisa membantu Anda mengendalikan berat badan dan tekanan darah.Karena itu, usahakan untuk menyukai dan mengonsumsi buah dan sayur untuk kesehatan jantung lebih baik.5. Sering makan camilan asinMakanan asin sering menggoda dan adiktif, termasuk junk food. Dan konsumsi makanan asin dapat meningkatkan tekanan darah Anda, yang merupakan faktor risiko utama stroke, gagal ginjal dan serangan jantung. Karena itu, Anda harus memperhatikan asupan sodium per hari. Sebagian besar dari kita harus menjaga asupan sodium kita di bawah 2.300 miligram per hari, atau 1.500 miligram bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Gaji Pemain Bola Tertinggi 2017